Pakan Kelinci Setelah Melahirkan, Ini Sangat Penting Bagi Para Pemula Beternak Kelinci

Pakan Kelinci Setelah Melahirkan, Ini Sangat Penting Bagi Para Pemula Beternak Kelinci

Kelinci — Kelinci merupakan hewan yang imut dan menggemaskan untuk kita pegang. Kelinci juga sangat enak dagingnya untuk di konsumsi. Bukan hanya itu saja Kotorannya pun sangat berguna bagi pertanian kita, bahkan urinnya pula dapat kita manfaatkan sebagai pupuk.

Kelinci yang sering kita lihat di sekitar kita biasanya di pelihara hanya sebagai hobi saja atau juga sebagai kelinci hias. Kelinci yang di pelihara di sekitar kita itu ada dua jenis saja yakni kelinci hias dan kelinci pedaging.

Apa bedanya dari kedua jenis kelinci tersebut? Mari, simak penuturan kami di bawah ini :

Kelinci hias merupakan kelinci yang di pelihara atau di khususkan sebagai hiasan rumah saja. Kelinci jenis hias itu di lihat dari bulu-bulunya yang indah dan sangat menawan jika kita pandang. Kelinci hias sendiri sangatlah rentan terhadap penyakit kulit. Untuk menghindari penyakit tersbut kita harus merawatnya dengan seksama yakni sering memandikannya dan mencukur bulu-bulunya jika sudah panjang. Untuk makanannya sendiri kelinci hias sama saja dengan kelinci-kelinci lainnya. Namun jika ingin bulu-bulunya selalu indah berikan pakan yang berkualitas.

Baca Juga :  Cara Memberi Makan Kelinci Yang Benar Agar Sehat Dan Gemuk

Kelinci pedaging yakni kelinci yang di pelihara untuk di ambil dagingnya. Kelinci pedaging banyak di pelihara di pedesaan-pedesaan, bahkan setiap rumah di desa kadang pelihara kelinci jenis ini. Sebab kelinci pedaging sangatlah mudah perawatannya di banding dengan kelinci hias. Untuk makanan jenis kelinci pedaging sangatlah mudah di dapatkan dan apa saja mau makan untuk jenis kelinci pedaging ini.

Yang sangat kita suka di saat kita pelihara kelinci adalah di saat kelinci peliharaan kita melahirkan. Kelinci melahirkan anak-anaknya biasanya berjumlah antara 4 sampai 10 bahkan ada jenis kelinci yang dapat melahirkan 15 anak. Sebelum proses melahirkan, kelinci mengalami proses perkawinan dan mengandung.

Kelinci mulai mau di kawinkan antara umur 5 bulan sampai 7 bulan dari sejak lahir. Umur segitu kelinci sudah mengalami birahi yang di tandai dengan alat kelaminnya yang berwarna merah. Dan ada tanda lain selain itu yakni rangsangan makan berkurang dari biasanya.

Baca Juga :  Manfaat Hasil Ternak Kelinci Pedaging

Sedangkan proses mengandung sejak di buahi, kelinci memiliki waktu mengandung yakni antara umur 30 hari sampai dengan 35 hari. Kebanyakan kelinci yang sudah hamil dan melahirkan umur kandunganya 30 hari, lebih dari 30 hari biasanya ada kelainan dalam kandungannya.

Kelinci yang mau melahirkan di tandai dengan membuat lubang di dalam tanah seminggu sebelum melahirkan sudah membuat lubang. Selain itu, kelinci yang mau melahirkan menyusun sarang dari rerumputan yang natinya di bawa kedalam lubang yang di buat tadi. Dan jika kelinci sudah merontokkan bulu-bulunya tidak lama lagi kelinci tersebut melahirkan terkadang tidak ada satu jam sudah melahirkan.

Disaat setelah melahirkan, kita terkadang bingung untuk asupan pakan yang harus kita berikan. Sebagai pemula dalam peternakan kelinci itu belum tau pakan apa yang harus di berikan. Namun, tidak usah pusing lagi ini adalah caraku dalam pelihara kelinci setelah melahirkan anak-anaknya.

Baca Juga :  Macam Penyakit Dan Cara Pencegahan Pada Kelinci

1. Berikan daun katup 

Daun ini sangat berguna untuk memperlancar ASI kelinci nanti dalam menyusui anak-anaknya. Daun ini sangatlah mudah di cari di desa kalau di kota saya tidak tahu.

2. Berikan rumput yang sudah dilayukan

Rumput itu dapat memberikan kekuatan di saat setelah kelinci melahirkan anak-anaknya. Sebab setelah melahirkan tenaganya banyak berkurang maka berikan rumput agar tenaga kelinci cepat pulih seperti semula.

3. Berikan komboran yang cukup

Komboran yang dapat di berikan pasca melahirkan yakni dedak atau bekatul, Ampas tahu, dan nasi. Dari ketiga jenis tersebut di campur jadi satu dan berikan kelinci yang habis melahirkan tadi.

Demikialah yang dapat saya sampaikan, semoga menjadikan manfaat bagi kalian yang ngin memelihara kelinci. Terima kasih dan sampai jumpa di postingan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *