Cara Budidaya Ayam Arab Dengan Baik Dan Persiapannya

purwomp – Pertama kali yang harus dilakukan dalam beternak ayam arab adalah menentukan lokasi yang akan dijadikan kelangsungan usaha untuk jenjang yang lebih lama. Hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih budidaya ayam arab yaitu masalah sosial antara masyarakat sekitar kandang tentang masalah lingkungan yang akan ditimbulkan oleh peternakan ayam arab ini nanti seperti bau yang tidak sedap, kotoran, debu dan pencemaran udara disekitarnya.

Masalah selanjutnya yakni masalah produksi yang dipengaruhi berbagai faktor diantaranya kebisingan dan ketersediaan pakan. Bising menjadi faktor utama dalam beternak ayam arab sebab akan menimbulkan ayam mengalami stres sehingga produksifitas telur dapat menurun. Lokasi peternakan juga harus dekat dengan sumber pakan sebab jika jauh akan membuat biaya operasional semakin besar jadi kurang ekonomis saja.

Masalah yang terakhir yakni masalah jarak lokasi peternakan dengan tempat pemasaran. Jarak yang bagus dalam beternak ayam arab dengan tempat pemasaran adalah yang dekat sebab dapat mengurangi beban biaya angkut. Dan juga dapat menekan biaya lebih rendah sehingga keuntungan akan diperoleh lebih tinggi.

Dalam beternak ayam arab itu kita harus menentukan tujuan sejak awal. Budidaya ayam arab itu mau ditujukan untuk menghasilkan telur konsumsi atau untuk menjual anak ayam atau DOC. Dalam usaha ayam arab untuk menghasilkan anak ayam jarang dilakukan dengan skala usaha besar karena harga induk ayam arab sendiri sangat mahal sehingga usaha dalam menghasilkan anak ayam dilakukan dengan skala kecil.

Usaha ayam arab yang untuk diambil DOC atau anak ayam kita harus menentukan indukan yang baik. Untuk mendapatkan induk yang baik maka kita harus mengetahui ciri-cirinya calon induk betina dan calon induk jantan. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih indukan yang baik :

Baca Juga :  Ingin Sukses Budidaya Ikan Air Tawar, Perhatikan 4 Dasar Pemeliharaan Ikan Ini

1. Calon Indukan Ayam Arab Betina

  • Pilihlah calon induk betina yang pernah bertelur sebab akan menghasilkan keturunan anak ayam yang baik dan memiliki daya tetas telur yang tinggi dibanding dengan ayam yang baru bertelur.
  • Memiliki tubuh normal dan tidak cacat
  • Memiliki kemampuan produksi dan daya tetas telur yang tinggi
  • Sisik kakinya tersusun rapi dan tidak kering
  • Memiliki bulu yang halus serta bersih
  • Tidak mempunyai sifat kanibal 
  • Duburnya bersih, lebar, basah dan ekornya tumbuh dengan baik
  • Tidak satu keturunan dengan calon induk ayam arab jantan, sebab akan menghasilkan keturunan yang jelk atau cacat.
2. Calon Indukan Ayam Arab Jantan
  • Sudah berumur minimal 12 bulan
  • Memiliki bentuk tubuhnya yang bagus dan tidak cacat
  • Tampilan tubuhnya tegap, kokoh, gagah, dan tidak terlalu gemuk
  • Paruhnya kuat, jengger berdiri tegak berwarna merah cerah
  • Bulunya mengkilap sehat dan terlihat cantik
  • Gerakannya licah 
  • Matanya bulat, bening, rapi dan kuat
  • Kakinya kuat dan memiliki sisik yang rapi
Nah, itulah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan indukan ayam arab yang baik. Jika ayam arab sehat akan membuat produksifitas bertelurnya juga bagus dan baik.
Setelah kita menentukan calon indukan yang baik maka selanjutnya dalam budidaya ayam arab kita harus mengetahui cara beternak ayam arab yang baik berikut ini :
1. Kandang Ayam Arab
Kandang dalam beternak ayam arab memiliki fungsi diantaranya sebagai (1)  Tempat ayam untuk kawin dan bertelur, (2) Memudahkan dalam pemeliharaan, pemilihan dan pengendalian penyakit yang menyerang ayam arab, (3) Tempat berlindung dari terik matahari, hujan, hewan predator, serta hembusan angin yang menerpa.
Kandang yang baik untuk budidaya ayam arab harus memenuhi kriteria persyaratan yang baik, diantaranya sebagai berikut :
  • Jarak kandang dengan rumah sekitar 5 – 10 meter, jarak antarkandang 5 meter, jarak antar kelompok kandang 10 meter.
  • Letak kandang tidak dekat dengan keramaian
  • Kandang memperoleh sinar matahari yang cukup
  • Kandang harus terjaga kebersihannya dari sisa kotoran yang jatuh ke bawah kandang
  • Udara dapat selalu berganti
  • Kandang dilengkapi dengan perlengkapan tempat makan, minum, dan bertelur.
Selain kita menentukan kriteria persyaratan kandang yang baik untuk beternak ayam arab kita juga harus mengetahui jenis-jenis kandang yang akan kita pakai nantinya. Jenis-jenis kandang ayam yang perlu kita ketahui seperti berikut ini :
  • Kandang Boks atau Kandang DOC
Kandang boks berfungsi sebagai kandang anak ayam dari menetas hingga anak ayam berumur satu bulan. Bentuk kandang ini adalah kotak kotak persegi atau juga bisa persegi panjang yang dilengkapi dengan lampu penghangat. Lampu tersebut harus dinyalakan sepanjang hari agar kondisi dalam kandang tetap hangat.
  • Kandang Postal
Kandang postal digunakan untuk memelihara ayam arab yang sudah berumur lebih dari sebulan atau bisa juga kandang ini digunakan untuk pembesaran ayam arab. Kandang jenis ini biasanya dindingnya terbuat dari bilah bambu, yang terpenting ayam tidak kabur dan udara dapat selalu berganti.
  • Kandang Litter
Kandang litter merupakan kandang yang lantainya berupa tanah atau semen yang dilapisi dengan pasir, sekam, jerami, dan serbuk gergaji atau bisa juga cuma dengan sekam saja. Pada jenis kandang ini yang terpenting adalah lantainya harus selalu kering jangan lembab sebab jika lembab akan menimbulkan berbagai penyakit yang membuat ayam tidak sehat.
  • Kandang Baterai
Kandang baterai digunakan untuk memelihara ayam arab yang hanya diambil telurnya saja atau ayam arab petelur. Sedangkan kandang baterai juga memiliki berbagai keuntungan diantaranya sebagai berikut :
  1. Telur yang dihasilkan bersih
  2. Dapat menghindari kanibalisme atau perkelahian antar ayam
  3. Kesehatan ayam arab dapat diperiksa dengan mudah
  4. Pemberian pakan dapat merata tidak ada yang namanya rebutan pakan sehingga pertumbuhan ayam lebih merata.
Selain kandang baterai memiliki keuntungan kandang ini juga memiliki kerugian diantaranya yaitu sebagai berikut :
  1. Ayam kurang bergerak sehingga ayam mudah terserang penyakit lumpuh
  2. Biaya pembuatan kandang baterai lebih besar.
2. Pakan Ayam Arab
Pakan yang diberikan dalam beternak ayam arab harus memiliki kriteria berikut mempunyai zat gizi yang tinggi, tidak berjamur, tidak tengik, serta tidak menggumpal. Pakan yang sudah busuk atau tidak layak untuk diberikan ke ayam dapat menimbulkan penyakit pada ayam.
Zat gizi pakan yang akan diberikan ke ayam arab harus memenuhi berbagai zat yang dibutuhkan oleh ayam diantaranya :
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Lemak
  • Mineral
  • Vitamin
  • Serat Kasar
Selain pakan, air minum juga sangat penting bagi perkembangan dan produksi telur ayam arab. Air minum sendiri berguna sebagai pendorong pakan menuju ke lambung dan sebagai penghancur pakan serta sebagai memenuhi cairan dalam tubuh ayam. Air minum yang dibeikan haruslah bersih, tidak berbau, dan terhindar dari racun.
Demikianlah informasi tentang Cara Budidaya Ayam Arab Dengan Baik yang dapat saya sampikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita dalam beternak ayam arab.
Artikel Terkait :
beternak ayam arab
ternak ayam arab skala kecil
budidaya ayam arab
budidaya ayam arab petelur
ternak ayam arab umbaran
ternak ayam arab sistem umbaran
beternak ayam arab merah si tukang bertelur
beternak ayam arab petelur
beternak ayam arab skala kecil
beternak ayam arab pedaging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *