Motif Kaburnya Siswi SMK Di Gemolong Yang Membuat Orang Tuanya Cemas

Siswi SMK Gemolong Kabur, Purwomp.com – Siswi Salah satu SMK di Gemolong Zahra Zalva Mahdiah (19) dikabarkan kabur 6 hari lalu. Zahra yang bertempat tinggal di Perumnas Permai Gemolong, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen sudah membuat orang tuanya cemas.

Orang tua mana yang tidak cemas lantaran putrinya tidak pulang sudah beberapa hari. Inipun juga di rasakan oleh orang tua Siswi SMK asal Gemolong ini.

Siswi yang memiliki paras cantik ini di kabarkan kabur sejak hari minggu (12/1/2020), hingga kemarin Jum’at (17/1/2020) orang tuanya belum ada kabar dan kehilangan kontak.

Baca Juga :  Download Kisi-kisi USBN/US/UN Matematika SD/MI Tahun Pelajaran 2019/2020

Putri dari pasangan Masyudin (50) dan Emilia (48) mengatakan jika sudah melaporkan ke Polsek Gemolong atas kaburnya Zahra.

Sebelum kabur dikabarkan Zahra berselisih dengan orang tuanya lantaran HP nya di sita dan sempat di marahi oleh ibunya.

Kemungkinan dengan marahnya Zahra lantaran HP nya di sita ibunya inilah yang membuat putri cantik ini kabur dari rumah.

Ibunya mengatakan jika Zahra kabur dengan ciri ciri mengenakan baju berwarna hijau dengan lengan panjang.

Sampai saat ini Zahra belum di ketahui keberadaannya sehingga membuat orang tuanya menjadi sedih. Orang tua Zahra berharap putrinya kembali dengan keadaan baik tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Baca Juga :  Cara Membuat SKCK Online sebagai Syarat Pemberkasan CPNS dan Melamar Kerja

“Belum ada informasi keberadaannya Mas. Kami juga sudah sebar informasi dan koordinasi apabila ada yang mengetahui keberadaannya, segera melapor ke polisi,” papar Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo

“Bukan hilang, tapi kabur dari rumah. Dan anaknya kan sudah di atas 18 tahun dan dewasa, jadi sudah tidak masuk kategori anak lagi. Sehingga bisa menentukan pilihan. Kemungkinan memang kabur setelah dimarahi dan HPnya disita ibunya,” terang AKP Ketut.

Harapan dari orang tua Zahra agar anaknya pulang ke pihak keluarga dan kami tidak ingin kehilangan anak putri kami.

Baca Juga :  Penyesuaian Sistem Kerja ASN PNS Dalam Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 (Corona) Sesuai SE Menpan No. 19 Tahun 2020

Orang tua Zahra juga berharap bantuan dari pihak kepolisian, masyarakat dan semua elemen yang sudah membantu mencari bahkan share di sosial media agar anaknya segera di ketemukan secepatnya.

“Dulu juga pernah pergi ke Jakarta, dan ketemu di rumah tantenya. Kalau sekarang kami nggak tahu posisinya di mana karena HP sudah kami sita,” ungkap Emilia Ibunya Zahra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *