Cara Meloloh Murai Batu Anakan Mulai dari 0 Hari

Cara Meloloh Murai Batu Anakan, Purwomp.com – Murai Batu merupakan burung yang memiliki kicauan sangat bagus. Burung murai termasuk burung teritorial yang menmpati suatu tempat. Jika ada burung lain yang masuk kedalam teritorialnya maka akan diusir.

Burung ini juga memiliki keindahan di ekornya, yaitu ekornya yang panjang Murai yang ekornya semakin panjang akan memiliki daya tarik tersendiri buat para pecinta burung ini.

Banyak dari para pecinta burung murai ini yang menangkarkan sendiri. Sebab harga burung murai ini cenderung stabil dari harga burung burung lainnya. Alasan lainnya adalah jika anakan murai yang diloloh dengan tangan akan membuat burung murai jinak.

Dari para penangkar burung murai dalam mengambil anakannya jika sudah berumur 7 hari atau lebih. Hal ini di karenakan burung yang sudah berumur 7 hari sudah besar serta sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan di sekitar. Dan lebih kuat kekebalan tubuhnya dari cuaca dingin.

Baca Juga :  Asal Usul dan Jenis Jenis Burung Parkit

Mengapa kok blog ini menulis meloloh anakan murai dari 0 hari?

Ada alasan alasan tertentu yang mengharuskan anakan murai diambil setelah menetas, diantaranya indukan yang tidak mau meloloh anakannya, di buang oleh induknya dan lain lain. Sebab itulah anakan murai harus diambil setelah menetas dari telurnya.

Kemungkinan sudah banyak yang tahu cara meloloh anakan murai mulai 0 hari. Dan tidak ada salahnya jika kami lebih memperjelas lagi agar kalian tahu bila hal tersebut terjadi dengan peternakan murai kalian.

Terus caranya bagaimana meloloh anakan murai dari 0 hari?

Sebenarnya cara ini sama saja dengan meloloh burung burung lain yang masih kecil. Memberikan pakan sesuai dengan pakan di habitat aslinya. Untuk lebih jelasnya cara meloloh anakan murai batu mulai dari 0 hari sebagai berikut :

Baca Juga :  Cara Bedakan Burung Cendet Anakan Jantan dan Betina

Cara Meloloh Murai Batu Anakan Mulai dari 0 Hari

  1. Siapkan inkubator terlebih dahulu, agar burung yang masih kecil ini merasa hangat dengan lampu kecil saja yakni 5 watt.
  2. pastikan terlebih dahulu burung dalam keadaan sehat, yang ditandai burung selalu gerak.
  3. Jika anakan murai sudah minta makan yang ditandai dengan terbukanya paruh burung.
  4. Berikan pakan berupa kroto jangan yang lain
  5. Sebelum kroto dilolohkan ke burung celupkan terlebih dahulu ke air hangat.
  6. Dalam meloloh anakan murai dari 0 hari jeda burung 5 menit.
  7. Pemberian kroto hingga burung berumur 7 hari, setelah itu dapat diberi tambahan pakan berupa voer.
Untuk kroto yang akan di berikan ke anakan burung murai pastikan sudah besih dari daun daun kecil dan semut rangrangnya. Maka dari itu sebelum diberikan bersihkan dahulu kroto tersebut dari yang sudah disebutkan tadi agar lebih aman untuk diberikan ke anakan burung murai.
Waktu untuk meloloh anakan murai dari umur 0 hari dapat dimulai dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 sore. Dapat pula meloloh hingga pada malam hari jika terpaksa untuk diloloh.
Nah, itulah cara meloloh anakan murai batu mulai dari 0 hari. Pastikan kita selalu memantau keadaan burung tersebut, sebab burung yang masih umur segitu butuh perhatian ekstra. Serta burung dalam keadaan hangat terus hingga umur 10 hari.
Perlu diingat juga kroto yang untuk meloloh harus segar terus, jadi sediakan kroto segar setiap hari. Jangan berikan kroto yang sudah basi karena akan menimbulkan penyakit bagi burung anakan murai.
Jika kurang jelas cara yang kami berikan diatas, dapat anda tanyakan pada kolom komentar. Cukup sekian dari kami semoga postingan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *